Dhahran FC Juara Dammam Cup 2016!!!

Usai sudah final klasik antara Dhahran FC melawan Fawazia FC di Lapangan Nadi As-Sahil ‘Anak, Jum’at (29/4) pagi tadi. Ditonton oleh ratusan pendukung kesebelasan masing-masing, kedua tim menyuguhkan penampilan terbaiknya. Dhahran dengan kostum merah, Fawazia berkostum hijau muda, pertandingan berlangsung seru dan beberapa kali suasana memanas karena kerasnya duel di lapangan rumput. Berikut ulasannya.

13082082_228170364240521_1952243742_n

Duel Klasik, Adu Gengsi

Pertemuan Dhahran FC dengan Fawazia di final Dammam Cup 2016 tahun ini mengulang kembali laga final Dammam Cup 2015 tahun lalu. Bahkan di lokasi yang sama, di lapangan Nadi As-Sahil, ‘Anak, Wilayah Timur Arab Saudi. Kali ini Dhahran melaju ke Final setelah mulus melewati grup A dengan juara grup tanpa pernah kalah selama pertandingan babak penyisihan. Di semi final, Dhahran mengalahkan Saihat FC di semi final dengan skor 2-0. Sementara Fawazia FC, tim langgganan finalis Dammam Cup, selama penyisihan di Grup B menang 3 kali, mengalami kekalahan satu kali saja dan menekuk Samudra 2-1 di semi final hasil adu pinalti.

Berbekal catatan pertemuan kedua tim yang selalu berlangsung seru dan keras, pertandingan final tadi juga menampilkan kekhasan masing-masing tim kesebelasan. Di awal babak pertama, Fawazia lebih unggul menguasai bola (60%), sementara serangan Dhahran lebih tajam menuju sasaran gawang pertahanan Fawazia.

13101537_228164290907795_2142659855_n

Babak Kedua Memanas

Hasil seri tanpa gol di babak pertama semakin memompa semangat pemain kedua tim kesebelasan untuk menciptakan gol. Beberapa pelanggaran keras terjadi selama berlangsungnya babak kedua ini. Wasit yang dipimpin oleh Sholihin, terpaksa beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk kedua kesebelasan.

13115696_228177380906486_883816391_n

Keadaan seri 0-0 berubah untuk keunggulan Dhahran FC setelah pemain depan bernomor punggung 11 berhasil mencuri bola yang muntah dari tangkapan kiper Fawazia. Keadaan 1-0 tidak membuat Fawazia patah arang untuk terus melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Dhahran FC. Tetapi serangan-serangan lambung dari sayap kanan dan kiri Fawazia belum mampu menembus blok pertahanan kuat Dhahran. Demikian pula Dhahran yang diperkuat pemain-pemain muda di barisan depannya, belum mampu membuahkan gol lagi. Hingga peluit panjang dibunyikan, keadaan 1-0 untuk Dhahran tidak berubah. Ini kali kedua secara berturut-turut Dhahran FC memenangi, menjadi juara 1 di kompetisi tahunan Dammam Cup. Ila liqoo as-sanah al-qadimah, inshaaAllah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s