Dhahran FC dan Fawazia FC ke Final Dammam Cup 2016

Partai Semi Final Dammam Cup 2016 pagi hari tadi (Jum’at, 22 April 2016) berlangsung seru dan alot. Sempat diwarnai protes pada pertandingan lapangan 1, antara Fawazia melawan Samudra, yang berakhir dengan adu pinalti. Adapun Dhahran di lapangan 2 berhasil membekuk tim Saihat dengan angka 2-0. Berikut ulasannya dari Lapangan Saihat.

13023207_220974368293454_1350761781_n

Lapangan 2 Dipindahkan

Dua pertandingan semi final tadi pagi berlangsung di waktu yang bersamaan. Keempat tim yang bertanding memperbutkan tiket ke final tahun ini adalah Fawazia FC menghadapi Samudra FC dan Dhahran FC melawan Saihat FC. Setelah diundi, masing-masing bertanding di lapangam 1 dan 2. Lapangan 2 kali ini juga dipindahkan ke tempat yang berbeda dari biasanya, pasca hujan menguyur deras Wilayah Timur seminggu yang lalu.

Seru dan Alot

Sejak peluit babak pertama dimulai, Fawazia dan Samudra, keduanya saling serang. Tetapi sayang puluhan peluang tidak berhasil dimanfaatkan oleh unjuk tombak masing-masing tim kesebelasan. Di babak kedua, Samudra serangan tampak mengendur, hanya mengandalkan serangan balik. Sebaliknya Fawazia terus menyerang hingga di menit terakhir terjadi insiden ketika bola masuk ke jaring kiper Samudra, tetapi wasit menganulirnya setelah hakim garis mengangkat bendera pertanda offside. Akhirnya kedudukan tetap 0-0 hingga babak kedua berakhir.

13020614_220978804959677_2046696001_n

Pertandingan dilanjutkan dengan babak pinalti. Dari 5 pemain yang mengeksekusi tendangan penalti, semuanya gagal kecuali 2 tendangan terakhir dari Fawazia dan 1 tendangan terakhir Samudra. Dengan demikian, Fawazia berhak melaju terus ke babak Final Dammam Cup 2016 dengan skor 2-1 (0-0) hasil pinalti.

Sementara Dhahran dan Saihat keduanya mempertontonkan pertandingan yang rapi. Beberapa insiden kerap terjadi, tetapi tidak begitu serius sehinga saling serang dan bertahan kedua tim terus berlanjut hingga babak terakhir. Di awal pertandingan, pemain depan Kholil (11) Dhahran berhasil mencuri 1 angka gol, sehingga merubah kedudukan menjadi 1-0. Memasuki babak kedua, Saihat berusaha membalas ketinggalan, tetapi justru Dhahran berhasil menambah gol dari tendangan bebas Denis (9). Keadaan 2-0 untuk Dhahran, bertahan hingga usai pertandingan.

Mengulang Final Damam Cup Tahun Lalu

Pertemuan Dhahran dengan Fawazia di final kali ini mengulang final pada perhelatan Dammam Cup 2015 tahun lalu. Pada tahun lalu keduanya lolos ke final Dammam Cup dan Dhahran berhasil menjadi juara 1. Panitia masih belum menentukan lokasi final minggu depan, ada dua kemungkinan antara di stadion Anak sebagaimana tahun lalu atau di lokasi yang tidak terlalu jauh dari konsentrasi tempat tinggal panitia tahun di Qatif.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s