Akhir Babak Penyisihan: Jubail dan Saihat Unggul

Jum’at, 8 April 2016 pagi hari tadi, merupakan minggu ke-10 pertandingan babak penyisihan sekaligus laga penutup dari serangkain pertandingan pertandingan di kompetisi Dammam Cup 2016 tahun ini. Empat tim bertanding, grup A Saihat berhadapan dengan Fawazia, sedangkan di grup B Jubail menghadapi Jawara. Bertanding di lapangan yang sedikit basah selepas hujan sehari sebelumnya, keempat tim yang berlaga menyuguhkan pertandingan terbaiknya. Berikut ulasannya.

73304d37-86e0-4a99-98c5-099990f4a429

Jawara Kembali Menelan Kekalahan

Sisa pertandingan yang terakhir di grup A, mempertemukan dua tim di urutan paling bawah Jawara dengan Jubail di posisi 1 peringkat di atasnya. Bermain di lapangan 1 Saihat tadi pagi, kedua tim masih menunjukkan semangatnya untuk memperoleh hasil yang terbaik, meskipun sudah tidak ada harapan untuk keduanya untuk melaju ke babak berikutnya. Baik Jawara maupun Jubail, menghadapi kondisi yang sama persis; krisis ditinggal pemain yang berhalangan karena jam kerja atau telah pulang ke Indonesia (final exit). Tetapi keduanya menunjukkan sportivitas dengan tetap menyuguhkan pertandingan terbaiknya.

Tim debutan baru Jawara sejak awal turun main, tampak masih belum membentuk pola serangan yang rapi dan teratur. Justru barisan pertahanannya yang terus dihujani serangan dari tim tamu Jubail. Beberapa kali peluang Jubail pun tidak mampu diselesaikan dengan baik, hingga di akhir babak pertama hanya berhasil membuahkan 1 gol untuk Jubail melalui kaki pemain bernomor punggung 36, Asmar. Di babak kedua, dua gol lagi tercipta dari pemain yang sama, sehingga total 3 gol, hattrick dibuat Asmar di akhir pertandingan penyisihan tadi.

497debe1-aa3d-4d5b-8dfb-071d8725889d

Saihat Unggul Tipis atas Fawazia

Sementara itu di lapangan 2 Saihat, dua tim nomor urut 1 dan 2, Fawazia dan Saihat, di klasmen grup A berhadapan. Sejak peluit tanda mulai pertandingan ditiup wasit, kedua tim tidak menyia-nyiakannya. Saling serang kedua tim dari awal pertandingan menyuguhkan pertandingan seru, meskipun hasilnya tidak akan mempengaruhi kedua tim untuk lolos ke semi final. Saihat mengantongi 6 poin dari hasil 2 kali menang dan 1 kali kalah, sementara Fawazia sudah mengumpulkan 9 poin dari 3 pertandingan lalu yang selalu menang.

Di babak pertama, serangan dan pertahanan kedua tim tidak mampu menciptakan gol. Beberapa kesempatan emas dari Fawazia maupun Saihat, masih saja dapat digagalkan hingga kedudukan 0-0 di babak pertama tetap bertahan. Keadaan semakin seru dan cenderung memanas antara dua tim. Seakan beradu gengsi, Saihat dan Fawazia berupaya menggungguli lawannya.

Akhirnya, keadaan berubah ketika striker Nandar dari Saihat, terlepas dari kawalan pemain belakang Fawazia. Pemain bernomor punggung 2 tersebut, berhasil menyontekkan bola ke arah kiri gawang Fawazia, yang tidak dapat dijangkau oleh Fahmi, kiper sekaligus kapten kesebelasan. Kedudukan 0-1 untuk Saihat tersebut di menit menjelang 30 menit pertandingan. Di saat akhir menjelang pertandingan usai, insiden kecil antar pemain terjadi di tengah lapangan. Keras dan memanasnya pertandingan tersebut tetap menunjukkan permainan terbaiknya bagi kedua tim.

Dengan kekalahan ini, posisi Fawazia tetap tidak tergeserkan dari posisi teratas menjuarai grup B, demikian pula Saihat tetap di posisi runner up, karena selisih gol. Keduanya dipastikan melaju ke babak semi final dan akan berhadapan dengan juara dan runner up grup A, Dhahran FC dan Samudra FC pada Jum’at (15 April 2016) depan.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s