Catatan Pinggir Lapangan Kang Jaffri

Sepak bola adalah salah satu cabang olah raga yang paling digemari oleh warga di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Begitupun para perantau Indonesia diberbagai negara tetap hobi dengan olah raga yang satu tim berjumlah sebelas orang ini. Tak ketinggalan pula para perantau Indonesia di Arab Saudi di berbagai kota mendirikan klub-klub sepak bola untuk menyalurkan hobinya tersebut. 

DSC_0083

Panitia mengawali Dammam Cup dengan absensi

Khusus di wilayah Timur Arab Saudi, entah ada berapa club saya tidak hafal karena tidak punya data, yang jelas jumlahnya banyak. Untuk menjalin silaturahmi dan meyalurkan bakat atau hobi di kalangan perantau ini, tokoh-tokoh masyarakat Indonesia di Wilayah Timur Arab Saudi sudah sejak lama di setiap tahun mengadakan turnamen sepak bola. Turnamen sepak bola ini biasa dilaksanakan pada awal musim dingin, dengan pertimbangan kenyamanan bagi para pemain, panitia dan penonton. Sebab jika dilaksanakan pada musim panas, jam 08.00 pagi saja rasanya seperti panas pukul 12.00 siang di Indonesia. Untuk mendukung kepanitiaan, biasanya diambil dari berbagai klub dan tokoh-tokoh masyarakat lain pencinta sepak bola. Beberapa waktu sebelumnya, pernah juga diserahkan kepada klub terdekat sebagai tuan rumah. Sementara waktu bertanding selalu dilaksanakan pada Jum’at pagi dengan pertimbangan hari libur jadi para TKI yang bervisa formal ataupun non formal, semuanya bisa ikut serta.

Semenjak dimulainya moratorium pengiriman TKI non formal ke Arab Saudi, bulan Agustus tahun 2011 yang lalu, jumlah perantau Indonesia di wilayah Timur Arab Saudi berkurang. Sementara untuk pelaksana turnamen sepak bola Dammam Cup 2014 kembali diambil dari berbagai club yang terdaftar sebagai peserta.

Pada tahun ini, sebanyak 17 tim ikut serta dalam turnamen sepak bola Dammam Cup 2014 yang dimulai dari Desember 2013 dan direncanakan selesai pada bulan Maret 2014. Sampai hari jum’at tanggal 28 Desember 2013 yang lalu, pelaksanaan turnamen sepak bola Dammam Cup 2014 sudah menginjak pada babak penyisihan minggu ke-4.

Senin (30/12) malam tadi, panitia inti mengadakan rapat di Toko Jakarta Al Khobar. Rapat tersebut mengevaluasi pelaksanaan turnamen Dammam Cup yang sudah berjalan empat putaran. Masukan, kritikan dan saran dari berbagai kalangan, baik lewat lisan atau tulisan, baik yang obyektif ataupun subyektif karena adanya keentingan klubnya, oleh panitia ditampung dan dipelajari.

Siapapun, dari panitia, wasit, hakim garis, kapten dan pemain serta penonton tentulah manusia biasa yang tak luput dari kekurangan dan kesalahan. Tapi prinsipnya kita ingin maju dengan belajar dari kesalahan. Semoga Dammam Cup tahun ini yang masih berjalan dan menyisakan pertandingan pada babak-babak selanjutnya, dapat berjalan lebih baik dan pertandingan lebih elok agar menjadi suguhan yang enak ditonton. [Jaffri Al-Jawwad]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s