Dammam Cup 2013: Ajang Silaturrahmi & Penyaluran Bakat TKI

Turnamen sepak bola antar klub se-Wilayah Timur Arab Saudi kembali digelar akhir Januari 2013. Ajang hiburan, silaturrahmi, sekaligus penyaluran bakat dan kreativitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Wilayah Timur Arab Saudi diadakan setiap tahun dan telah berlangsung puluhan tahun lamanya. Pada tahun ini, Jakarta FC yang bermarkas di Jalawiyah Dammam menjadi tuan rumah.

Turnamen yang menyedot perhatian TKI yang rata-rata bekerja di sektor informal ini, berlangsung mulai tanggal 25 Januari 2013 hingga 29 Maret 2013. Penentuan waktu tersebut disesuaikan dengan datangnya musim dingin dan keberadaan para TKI yang rata-rata belum mengambil cuti hingga liburan sekolah anak-anak majikan di Dammam.

DSC_4746
Setelah menyebar informasi kepada klub sepak bola yang berdomisili di Wilayah Timur Arab Saudi, terkumpul hanya 16 tim yang dinyatakan siap dan resmi mengikuti turnamen Dammam Cup 2013 tahun ini. Tim peserta berasal dari beberapa kota di Wilayah Timur Arab Saudi, yaitu Jakarta FC, Surabaya FC, Garuda FC, Satria FC (Dammam), Prima FC, Fawazia FC, Cobra FC (Al-Khobar), Shafwa FC , Real Carrier FC, Bhineka FC, Ganesha FC (Qathif), Rosdiyah FC (Al-Hasa), Truba FC (Qurayyah), Aramco FC (Dhahran) dan Saihat FC (Saihat). Di antara ke-16 tim tersebut, 5 di antaranya merupakan tim baru dibentuk dan pertama kali mengikuti turnamen di Dammam.

Menggunakan sistem 1/2 kompetisi, panitia membagi 16 tim peserta ke dalam 4 grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 tim yang akan bertanding sebanyak 3 kali selama babak penyisihan grup. Pada babak berikutnya, juara grup dan runner up-nya berhak melaju ke babak perempat final dengan menggunakan system gugur. Hingga pada akhirnya terdapat dua tim yang berlaga di partai final.

Pihak panitia pun berhasil menggaet sponsor untuk membantu dana operasional turnamen ini. Di antara sponsor yang turut berpartispasi adalah Indomie, BCA-Injaz Bank, Torabika dan Hemaviton, Toko Jakarta, Al-Farkhan Cargo, dan pemerintah Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh.

Selama babak penyisihan, seluruh pertandingan diselenggarakan di Daarin Mall Square yang berlokasi di daerah wisata pantai Cornesh Dammam. Sebanyak empat lapangan dan empat pertandingan dilakukan bersama setiap hari Jum’at, yang dimulai tanggal 25 Januari 2013. Setiap pertandingan yang mempertemukan dua tim kesebelasan selalu dipadati oleh penonton, baik itu yang bertujuan mendukung tim andalannya, maupun yang menyaksikan untuk sekedar mencari hiburan. Halaman parkir yang luas dan jauhnya dari pemukiman penduduk, menjadikan supporter masing-masing kesebelasan dapat berkeskpresi bebas saat pertandingan berlangsung.

DSC_4747

Selain itu, kehadiran kerumunan massa di setiap Jum’at pagi tersebut, juga dimanfaatkan oleh para pedagang makanan dari gorengan hingga penjual sarapan pagi seperti bakso dan kupat.

Pada partai final (Jum’at 29/3), panitia menyewa lapangan rumput milik An-Nahda Club di Rakka, Dammam – Khobar Higway. Penggunaan lapangan rumput khusus untuk ajang final ini, merupakan tradisi perhelatan Damamm Cup. Yang membedakan pada tahun ini, panitia berhasil menggelar laga final ini dengan menggunakan lapangan standar dan penempatan lokasi penonton di tribun sehingga membuat suasana pertandingan final Dammam Cup 2013 seperti pertandingan berkelas.

Hasil final Dammam Cup 2013 tahun ini, melahirkan juara baru, Fawazia FC (al-Khobar) yang berhasil menaklukkan Rosdiyah FC (Al-Hasa). Sebagaimana tradisi laga final sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia turut diundang untuk menyaksikan puncak perhelatan Dammam Cup 2013 ini. Meskipun, pada tahun ini, Dubes RI untuk Arab Saudi, Bpk. Gatot Abdullah Mansyur, berhalangan hadir dikarenakan sedang bertugas di Indonesia, sehingga diwakilkan oleh staf KBRI di Riyadh. Para tamu undangan dari sponsor dan tokoh masyarakat Indonesia di Dammam juga turut hadir menyaksikan laga final Dammam Cup 2013.

Beberapa pihak yang mengikuti even sepak bola tahunan di Damamm ini, menilai pelaksanaan tahun ini jauh lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dari setiap pertandingan yang digelar hingga mampu menyediakan lokasi final di lapangan hijau yang standar. Ke depan, diharapkan akan dibentuk kepanitiaan yang lebih solid dan terencana lebih baik. Tentunya, dukungan pemerintah Indonesia yang diwakili oleh KBRI Riyadh serta para sponsor, sangat diperlukan untuk menyukseskan turnamen milik TKI ini. [JALAL]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s